Cari Artikel Di Sini

Tampilkan postingan dengan label AWS RIZQI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AWS RIZQI. Tampilkan semua postingan

In AWS RIZQI

Create Microsoft Windows Server 2019 di AWS dengan Elastic IP

   Create Microsoft Windows Server 2019 

di AWS dengan Elastic IP 


Halo kawan kawan kembali lagi bersama saya di Ruang Sharig, kali ini saya akan membawakan tutorial membuat windows server di AWS dengan Elastic IP. Jika sebelumnya kita membuat server dengan OS Linux maka kali ini saya akan membuat server menggunakan OS Windows server 2019. Tapi kali ini akan berbeda karena server nya nanti akan menggunakan IP Address secara static, karena itu akan lebih memudahkan kita untuk mengontrol website, FTP, dll jika IP nya tidak berubah ubah.
 

Jika kalian belum tau apa itu AWS, dianjurkan membaca artikel saya berikut ini.

Pengenalan AWS dan Konfigurasi Instances di AWS

Alat dan Bahan,

1. Komputer / Laptop. 

2. Koneksi Internet yang baik. 

Okey lets go.

1. Pertama tama kita login dulu ke akun kita di www.awseducate.com, masukkan email dan password nya.

2. Lalu klik AWS Account.

3. Selanjutnya klik AWS Educate Starter Account, di tengah tengah terlihat jumlah credit kita yang sudah terpakai.

4. Klik AWS Console untuk memulai.

5. Kita pilih EC2.

6. Pilih Launch Instances.

7. Di sini kita memilih OS apa yang akan kita jadikan server, di sini saya menggunakan OS Windows Server 2019 Base (pilih yang Free tier only ya biar gratis hehehe).

8. Instance Type nya pilih yang t2 micro dan free tier  ya.

9. Di sini kita biarkan default saja karena akun saya adalah akun siswa jadi tidak bisa mengubah nya, next.

10. Untuk storage nya adalah 30GB karena minimal penyimpanan untuk windows adalah 30GB, next.

11. Kita beri tag / penanda untuk mesin server kita agar kita tidak bingung.

12. Security Group nya kita seting untuk RDP karena kita akan me remote windows server nya.

13. Downlaod key pair nya dan beri nama untuk file key pair nya ya.

14. Setelah terdownload, klik Launch Instances.

15. Ini adalah status Launch kita, hijau tanda nya sedang launcing dan jika merah artinya ada yang eror di konfigurasi sebelumnya.

16. Kemudian kita tunggu hingga status Instances nya jadi Running, jika sudah Running artinya mesin server kita sudah bisa digunakan.


Langkah Me-Remote Server nya.
1. Klik Connect lalu ke tab RDP Client dan klik Get Password agar bisa me remote si server.

2. Masukkan file keypair yang sudah kita download kemudian klik Decrypt Password untuk mendapatkan password nya.

3. Setelah itu copy Public DNS dan Password nya untuk akses remote nanti.

4. Lalu buka Remote Desktop Connection dan masukkan Public DNS yang tadi sudah di copy, klik connect.
5. Username nya Administrator dan masukkan password nya (copy password yang ada di bawah Public DNS), klik ok.

6. Klik yes untuk melanjutkan.

7. Dan boom kita sudah berhasil remote server nya.


Membuat IP static untuk server nya.
1. Klik EC2 Dashboard > klik Elastic IPs.

2. Lalu klik Allocate Elastic IP address.

3. Klik Allocate.

4. Klik Actions lalu pilih yang Associate Elastic IP address.

5. Resource Type nya pilih Instance > Klik di bagian Instance > klik di bagian Private IP Address. Kemudian klik Associate.

6. Tunggu beberapa saat sampai masin server kita mendapat Elastic IP.

7. Jangan lupa untuk Terminated mesin nya agar credit kita tidak habis.


Nah kawan seperti itulah konfigurasi nya, jika ada yang ingin kalian tanyakan tentang materi ini tulis di kolom kometar ya.
Sampai jumpa di next tutorial see you !!!




Read More

Share Tweet Pin It +1

1 Comments

In AWS RIZQI

Pengenalan AWS dan Konfigurasi Instances di AWS

Pengenalan AWS dan Konfigurasi Instances di AWS

 

 Halo sobat Ruang Sharing jumpa lagi nih wkwk, kali ini saya akan mengajak kalian  untuk berkenalan dengan salah satu cloud dari Amazon yaitu AWS sekaligus mencoba membuat Instances di dalamnya. Eitss sebelum itu pahami dulu ya apa itu AWS.

Amazon Web Services (AWS) adalah sekumpulan layanan-layanan berbasis cloud yang di sediakan oleh Amazon semenjak tahun 2002. Meskipun salah satu perusahaan raksasa internet ini sering kitra kenal untuk membeli buku, namun sekarang Amazon telah menambah layanannya dalam hal infrastruktur cloud.

Amazon Web Services memiliki berbagai layanan seperti,

  • Layanan Komputasi.
  • Layanan Penyimpanan.
  • Layanan Basis Data.
  • Layanan Jaringan.
  • Layanan Aplikasi.

Kelebihan dari AWS,

  • Aman, Amazon Web Services menyediakan kontrol akses untuk memastikan topik dan pesan dijamin terhadap akses yang tidak sah.
  • Fleksibel, AWS dapat diakses di mana saja dan kapan saja.
  • Efisiensi waktu dalam bisnis.

Kekurangan dari AWS,

  • Harga produk yang ditawarkan perusahaan tidak bisa ditawar-tawar.
  • Barang yang ditawarkan tidak sebanding dengan yang asli.

 Alat dan bahan,
1. Laptop/Komputer.

Best laptops 2020 | Laptop Mag
 

2. Putty.

Remote Debian VMwere Putty SSH

 Let's do it.

 1. Pertama kita pergi ke website resmi AWS educate, lalu klik opsi "Sign in to AWS educate".

2. Lalu masukkan email kalian yang untuk AWS dan password nya untuk log in.

3. Seperti ini tampilan setelah log in, kita akan membuat sebuah account di sini jadi klik AWS Account.

4. Lalu klik Create Starter Account.

5. Kemudian klik AWS Educate Starter Account untuk ke tahap selanjutnya, bisa dilihat di bawah nya kita mempunyai credit sekitar 75$  untuk account kita nanti.

6. Ada license yang ditunjukkan kepada kita, klik saja I Agree.

7. Ini adalah status dari account kita yang sudah ter-aktivasi, di sana kita mempunyai credit senilai 75$ dan memiliki waktu pemakaian selama 3 jam. Kemudian klita console AWS nya klik AWS Console.

8. Di sini terdapat banyak service/layanan yang di sediakan oleh AWS, kita pilih yang Launch a virtual machine with EC2.

9. Klik menu Instance lalu klik Launch Instance.

10. Kita pilih Sistem Operasi  yang akan digunakan, di sini saya memilih OS Ubuntu Server 18.04 yang 64-bit.

11. Instance type nya kita pilih yang free aja ya wkwk. klik Next.

12. Untuk dibagian ini biarkan deafult, klik Next.

13. Storage nya biarkan saja 8GiB, klik Next.

14. Di tab ini klik opsi Add Tag.

15. Beri tag sesuai keinginan, di sini saya key = ubuntu dan value = key jangan lupa untuk ceklis Instance dan Volumes lalu klik Next.

16. Kita setting Security groups nya gunakan SSH, HTTP, dan IPv4. Lalu klik Review and Launch.

17. Berikut ini review dari instance nya. Lanjut klik Launch.

18. Download dulu key pair nya untuk nanti.

19. Tanda Downlaod nya sudah selesai.

20. Kemudia kita klik Launch Instance.

21. Ini adalah Launch Status nya bisa dilihat bahwa Instance kita sudah muncul.

22. Di sini instance kita sedang di persiapkan dan mendapat IP public yang ada di bawah nya.

23. Di langkah sebelumnya kalian klik connect ya agar bisa melihat detail connection nya.

24. Lalu kita salin IP Public nya.

25. Kemudian run puttygen.

26. Klik Load.

27. Dan masukkan file keyubuntu.pem nya.

28. Muncul pop up pada PuTTYgen klik OK saja.

29. Selanjutnya kita Save privat key dengan type yang beda yaitu .ppk.

30. Pop up ini klik yes saja.

31. Lalu save privat key nya dengan type .ppk.

32. Dan akan seperti ini setelah kita save.

33. Run putty dan copy alamat domain yang tadi.

34. Masuk ke menu ssh > klik Auth dan masukkan di mana privat key .ppk tadi berada. Klik open.

35. Kita akan me remote ubuntu server kita, login sebagai ubuntu.

36. Kita akan menterminate server kita karena sudah tidak lagi di pakai, Klik kanan pada server kita > klik Instance State > klik Termintae.

37. Pop up verify Terminated kita klik Yes.

38. Dan status server kita sudah menjadi Terminated yang artinya akan di buang karena sudah tidak digunakan lagi.

Nah begitu kawan tutorial nya selamat mengerjakan yahh, kalau ada yang ingin ditanyakan seputar materi ini tulis aja di kolom  komentar okeeey
See you next lesson !!!

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

Blogger Pages